Pentingnya Sistem Demokrasi Bagi Indonesia

democracy

Indonesia adalah merupakan suatu negara yang terdiri dari berbagai macam suku, agama dan ras yang hidup bersama-sama dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sehingga menjadikan Indonesia sebagai negara kaya akan kebudayaannya selain itu Indonesia juga bukan hanya kaya akan kebudayaan tetapi  kaya akan Flora dan Fauna. Selain itu Indonesia juga sangat diakui di dunia internasional  karena sistem demokrasi yang diterapkannya.  Sebelum jauh kita membahas tentang sisten demokrasi di Indonesia, maka terlebih dahulu kita tahu tentang apa itu Demokrasi.

Demokrasi adalah merupakan suatu sistem pemerintahan berdasarkan dari rakyat.  Sehingga rakyatlah yang menentukan isi dan bentuk pemerintahan itu sendiri. Makna demokrasi sendiri adalah dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat yang pertama kali dikemukakan oleh Abraham Lincoln ketika beliau masih menjabat sebagai presiden  Amerika. Sehingga jelas bahwa rakyat bukanlah objek melainkan subjek yang berperan aktif.

Istilah “demokrasi” berasal dari Yunani Kuno yang diutarakan di Athena kuno pada abad ke-5 SM. Negara Yunani Kuno dianggap sebagai contoh awal atau di mana Negara tersebut yang pertama kali menerapkan sistem demokrasi.

Kata “demokrasi” berasal dari dua kata, yaitu demos yang berarti rakyat, dan kratos/cratein yang berarti pemerintahan, sehingga dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat, atau dengan kata lain  sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Konsep demokrasi menjadi sebuah kata kunci tersendiri dalam bidang ilmu politik. Hal ini menjadi wajar, sebab demokrasi saat ini disebut-sebut sebagai indikator perkembangan politik suatu negara.

Sistem demokrasi di Indonesia ada bermacam-macam namun disini hanya akan dijelaskan tentang.Demokrasi Pancasila. Demokrasi Pancasila adalah demokrasi yang mengutamakan  musyawarah mufakat tanpa oposisi dalam menyelesaikan masalah atau persoalan. Dalam Demokrasi Pancasila terdapat prinsip-prinsip yang agak sedikit berbeda dengan Demokrasi secara universal yaitu:  

  1. Perlindungan terhadap  hak asasi manusia
  2. Pengambilan keputusan atas dasar musyawarah
  3. Peradilan yang merdeka.
  4. Adanya partai politik dan organisasi sosial politik.
  5. Pelaksanaan pemilihan umum
  6. Kedaulatan adalah di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar (pasal 1 ayat 2 UUD 1945)
  7. Keseimbangan antara hak dan kewajiban Pelaksanaan kebebasan yang bertanggung jawab secara moral kepada Tuhan, diri sendiri, masyarakat, dan  negara ataupun orang lain
  8. Menjunjung tinggi tujuan dan cita-cita nasional
  9. Pemerintahan berdasarkan hukum, sesuai dalam penjelasan UUD 1945 dikatakan bahwa
  • Indonesia adalah negara yang berdasarkan hukum
  • Pemerintah berdasarkan konstitusi dan tidak bersifat absolut atau kekuasaan yang tidak terbatas.
  • Kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat
  1. Ide-ide yang paling baik akan diterima, bukan berdasarkan suara terbanyak.

 Demokrasi Pancasila merupakan demokrasi konstitusional dengan mekanisme kedaulatan rakyat dalam penyelenggaraan negara dan penyelengaraan pemerintahan berdasarkan konstitusi yaitu Undang-undang Dasar 1945. Sebagai demokrasi pancasila terikat dengan UUD 1945 dan pelaksanaannya harus sesuai dengan UUD 1945. Demokrasi Pancaila juga mempunyai fungsi yaitu:

  1. Menjamin adanya keikutsertaan rakyat dalam kehidupan bernegara, misalnya ikut dalam menyukseskan Pemilu, ikut Menyukseskan Pembangunan, dan  ikut duduk dalam Perwakilan.
  2. Menjamin tetap tegaknya negara RI,
  3. Menjamin tetap tegaknya negara kesatuan RI yang mempergunakan sistem konstitusional,
  4. Menjamin tetap tegaknya hukum yang bersumber pada Pancasila,
  5. Menjamin adanya hubungan yang selaras, serasi dan seimbang antara lembaga negara,
  6. Menjamin adanya pemerintahan yang bertanggung jawab,

 Di era-era sebelumnya, ketika Soeharto menjabat sebagai Presiden, masyarakat   Indonesia belum dilibatkan dalam permainan politik sehingga mereka belum bebas untuk mengeluarkan pendapatnyademi menyampaikan aspirasi mereka dikarenakan sistem pemerintahan otoriter dari seorang Presiden Soeharto yang membuat ketakutan dalam diri mereka sehingga mereka tidak berani untuk menyampaikan semua keinginan atau aspirasi mereka kepada pemerintah pada waktu itu. Namun  ketika reformasi muncul di tahun 1997/ 1998 dan ditandai dengan lengsernya Presiden Soeharto dari kursi kepresidenan oleh Mahasiswa sehingga mengakhiri pula sistem otoriter di Indonesia lalu digantikan oleh Presiden Habibie sehingga terjadilah pergantian sistem kepemerintahan.

Naiknya  Habibie menjadi seorang Presiden bukan karena pemilihan langsung oleh rakyat tetapi karena pada sat itu Mahasiswa memaksa Presiden Soeharto turun dari jabantannya sehingga terjadi kekosongan maka digantikan langsung oleh Habibie yang mana Habibie sebelumnya menjabat sebagai Wakil dari Presiden Soeharto. Namun kepemerintahan dari Habibie tidak berjalan lama lalu beliau digantikan oleh Bapak Abdurrahman Wahid (Gusdur) menjadi presiden Indonesia yang ke-4, sama halnya dengan Habibie beliau pun tidak menjabat dengan waktu yang lama dan beliau diganti oleh ibu Megawati Soekarnoputri menjadi Prewsiden RI ke-5, satu-satunya presiden wanita Indonesia. Di antara presiden-presiden tersebut semua bukan berdasarkan pemilihan  langsung oleh rakyat tapi tapi karena penunjukan langsung. Dan ketika Ibu Megawati turun dari kursi kepresidenan, maka saat itu pula Indonesia membuka sejarah baru dimana terjadi pesta Demokrasi secara besar-besaran diseluruh tanah air Indonesia mulai dari sabang sampai Merauke. Di mana pertama kali dalam sejarah Indonesia dilakukan pemilihan umum untuk pemilihan Presiden dan Indonesia mulai membuka sistem demokrasi dan rakyat pun menyambut dengan penuh suka cita  karena aspirasi mereka untuk memilih presiden dan wakil presiden dituangkan melalui Pemilihan Umum. Maka yang terpilih adalah Bapak Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla manjadi presiden dan wakil Presiden. Sejak saat itu pula rakyat mulai dilibatkan dalam politik  dan rakyat mulai bebas dalam menyampaikan segala aspirasinya. Dan bisa kita lihat sakrang ini banyak sehingga betapa pentingnya Demokrasi bagi Indonesia demi menciptakan suatu pemerintahan yang adil dan makmur.

Arfan-Mahasiswa FISIP UNCEN

 Referensi:

http://www.demokrasi-Indonesia

http://kumpulansejarah-di.blogspot.com/2009/11/sejarah-demokrasi.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Demokrasi_Pancasila

Yang lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

P E N G U M U M A N...!!!    Program Studi Agama dan Lintas Budaya (Center for Religious and Cross-cultural Studies/CRCS) Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Al Fatah Jayapura, Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi Fajar Timur Jayapura dan Ilalang Papua, membuka pendaftaran untuk: Sekolah Pengelolaan Keragaman (angkatan ke-5) Jayapura, 23 – 30 Januari 2015 Kami mengundang dan menerima peserta dari: Para pegiat organisasi masyarakat sipil, aktifis Hak Asasi Manusia, perdamaian, pengambil kebijakan, dengan pengalaman minimal dua tahun dalam bidangnya dan berlokasi di daerah Papua dan sekitarnya. Pengajar atau peneliti yang sedang melakukan riset tentang isu-isu mengenai pluralisme, HAM dan kebijakan publik Formulir aplikasi dan pengumuman bisa diunduh pada link ini: Formulir aplikasi SPK V Call for Application SPK V